Pandemi covid 19 yg belum juga berakhir membangkitkan solidaritas sosial untuk bersinergi hadapi wabah yg mematikan ini. Diantaranya dengan menggelar bakti sosial kemasyarakatan berupa aksi Donor darah.

Seperti yg di lakukan oleh Forum Pemuda Betawi (FPB) Jakarta Utara. Dengan menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI), Sahabat Selalu Di Hati (SEHATY) Jakarta Utara dan Komando Nasional Resimen Mahasiswa Indonesia (Konas Menwa) hingga Karang Taruna kelurahan Sukapura, FKDM dan RS Firdaus. Aksi sosial ini di laksanakan pada Sabtu, 17 Oktober 2020 di Gedung SMP 289, Sukapura, Cilincing Jakarta Utara.

Menurut Habibie Ketua FPB Jakarta Utara, kegiatan ini pada dasarnya menjalankan instruksi Gubernur DKI Jakarta melaksanakan kolaborasi sosial dalam rangka upaya mencegah dan menangani coronavirus.

 

“Para pemuda Betawi Jakarta Utara bersinergi dengan elemen lainnya dalam suatu kolaborasi sosial bersama elemen lainnya jalankan instruksi Gubernur untuk membantu PMI memenuhi kebutuhan kantong darah untuk kemanusiaan,” Ujar Habibie.

Acara tersebut diikuti oleh sekitar 100-an peserta/pendonor dan dihadiri unsur pemerintahan setempat seperti Camat Cilincing dan Sekretaris Kelurahan Sukapura, Perwakilan Polsek dan Koramil serta banyak tokoh-tokoh masyarakat dan Pemuda. Diantaranya adalah Wadankonas Menwa Indonesia Erwin H. Al-Jakartaty, Ketua Umum Dewan Pembina PP-FPB Rachmat HS, Sekretaris FKDM DKI Jakarta M. Ikhwan Ridwan, Ketua FKDM Jakarta Utara Anugerah Huda, Ketua SEHATY Jakarta Utara Sudirman, Dewan Kota JU M. Siddiq, Kord Pendopo ABW JU Frangky, pakar pemerintahan DR. H. Supardiyo, Tokoh Pemuda Pademangan Puriawan serta beberapa lainnya.

 

 

Acara di mulai sejak pukul 08.00 WIB hingga berakhir pukul 12.00 WIB dengan menggunakan protap standar kesehatan covid seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. Semoga apa yg dilakukan menjadikan ladang amal bagi kemanusiaan.

 

 

Sementara WADANKONAS MENWA yang juga Ketua Umum SEHATY H. Erwin Al Jarkatati  mengatakan, “Kegiatan donor darah ini merupakan kegiatan kolaborasi sosial, sesuai fungsi Gubernur yang rutin dilaksanakan hampir setiap minggu, kemarin dua minggu tidak melakukan kegiatan karena ada PSBB yang di perketat kemarin, dan biasanya Pak Wagub hadir mungkin dikarenakan ada sesuatu hal yang tidak bisa ditinggalkan artinya tidak mengurangi rasa kebersamaan kita, kesemarakkan kita dan niat kita untuk membantu sesama mendonorkan darah yang Saya kira ini suatu pekerjaan atau kegiatan yang sangat mulya.”

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bc Meximas Web Solutions