Sidang lanjutan atas wartawan online bidikfakta.com yang dituduhkan melakukan pemerasan terhadap penadah KJP kembali di gelar pada Selasa (29/9/2020) pkl.17.00 WIB di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Sidang dilaksanakan secara virtual terhadap 4 wartawan online bidik fakta.com (terdakwa) di tahanan polres Kalideres dan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat nampak hadir beberapa wartawan serta keluarga terdakwa.

Sidang hari ini adalah mendengarkan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), adapun Pasal yang disangkakan terhadap para terdakwa yaitu KUHP pasal 368. Dimana masing masing tetdakwa dituntut pidana penjara 1 tahun 6 bulan dan membayar biaya perkara sidang Rp.2.000,-

Pasal yang disangkakan KUHP pasal 368, adapun pemerasan terhadap rentenir penadah KJP (Kartu Jakarta Pintar).
Bunyinya : Barangsiapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang itu atau orang lain, atau supaya membuat hutang maupun menghapuskan piutang.

Menurut kuasa hukum wartawan online bidik fakta.com, Dolfie Rompas mengatakan,” Berdasarkan kesaksian dari para saksi yang ada, baik saksi pelapor dan terlapor, baik saksi meringankan maupun memberatkan, bahwa sejak awal sidang hingga sidang hari ini, di ambil kesimpulan bahwa para terdakwa hanya menjalankan tugas jurnalis.”
Sementara otak pelaku yang bernama Rosid sampai detik ini belum di tangkap. Dan masih di DPO oleh Polres Kalideres.

Saya berharap Majelis Hakim bisa seadil-adilnya dalam membacakan putusan nanti, mengingat bukti dan keterangan para saksi yang di dengar pada saat persidangan sebelumnya tidak membuktikan ke-4 wartawan media online (terdakwa) turut serta dalam pemerasan terhadap penadah KJP, dan para terdakwa bisa di putuskan bebas murni.

Kuasa hukum dari para terdakwa ( 4 wartawan bidik fakta.com) menambahkan, ” Kami akan membuat pembelaan (pledoi) untuk persidangan minggu depan.”

Adapun Jadwal sidang berikut yaitu hari Selasa, tanggal 6 Oktober 2020 pukul 14.00 WIB.

Dan setelah para keluarga wartawan bidik fakta.com dan beberapa awak media mendatangi PN Jakbar, mendapatkan info dari PN Jakbar, sidang yg tgl 6 Oktober 2020 di tunda menjadi tgl.13 Oktober 2020.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bc Meximas Web Solutions