Hingga pukul 17.00 wib, persidangan 4 wartawan media online bidikfakta.com, pada Selasa, 22 September 2020, di PN Jakarta Barat belum dimulai. Majelis hakimnya masih keluar-masuk ruang sidang, silih berganti. Padahal pengacara, JPU, para saksi yang akan dihadirkan pengacara, pengunjung, dan bahkan oknum polisi yang seliweran di persidangan (katanya diperintah Kapolres Jakarta Barat…) sudah siap di ruang sidang sejak pukul 14.00 wib.

Ini menunjukkan bahwa manajemen (jadwal, SDM/ staff/ hakim, sistem informasi, dan lainnya) terkesan buruk sekali.

Pengadilan terlihat seenaknya mempermainkan nasib warga negara, menunggu penyelesaian masalah hukum yang berlarut-larut. Para wartawan yang terkriminalisasi harus terkurung lebih lama, padahal belum tentu bersalah, mereka ibarat pepatah ‘orang lain makan nangka, mereka yang kena getahnya’.

Hallo Pak Ketua PN Jakarta Barat, YM Bapak Dr. Syahlan, SH, MH, mohonlah berkenan melakukan evaluasi pelaksanaan persidangan (persidangan-persidangan) di PN Jakarta Barat ini. Terima kasih.(Wilson-PPWI)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bc Meximas Web Solutions