Gerakan Pemuda Islam (GPI) gelar preskon dengan usung Thema “Tunda Pilkada Demi Nyawa Rakyat Indonesia” jelang Pilkada serentak yang diadakan di Halaman GPI Jalan Menteng Raya 58, Jakarta Pusat, Jum’at (17/9/20).

Dalam pernyataannya Sekjen GPI Diko Nugroho menyatakan Pilkada serentak 2020 harus ditunda l, karena wabah covid 19 sedang menyerang dan mengancam nyawa rakyat Indonesia, ini bukan main-main contoh sekelas Sekda aja terkena musibah covid 19, ini agenda pembunuhan massal dan ini belum ada solusi, dan dapat membahayakan semua rakyat Indonesia, jangan memaksakan dan akan merugikan kita.

Ustad Affan melanjutkan petnyataan Diko Nugroho GPI menolak adanya Pilkada serentak dan kita tidak mendukung adanya Pilkada serentak, karena kita semua mwmpunyai hak untuk hidup dan Pilkada serentak akan melanggar UU yang membahayakan warga masyarakat untuk Pilkada serentak, dan mwmbahayakan rakyat serta mengancam rakyat Indonesia dan tanggung jawab penuh adalah Mendagri, KPU, Kapolri dan kami GPI menolak Pilkada serentaj, jangan hanya mementingkan kepentingan golongan dan tudak memperhatikan keselamatan rakyat Indonesia dan kami menolak serta harus ditunda Pilkada serentak tersebut,”tegasnya.

Hak kita sebagai hak hidup nyawa kita tidak dijual dan sebagai abdi negara harus tunduk kepada UU, DPR RI Komnas Ham harus duduk satu meja dan Presiden harus menghentikan adanya Pilkada serentak tersebut demi keselamatan bersama rakyat Indonesia,”lanjutnya.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bc Meximas Web Solutions