Rahmat Himran selaku ketua GPI (Gerakan Pemuda Islam) Jakarta Raya mengadakan prescon terkait kasus penipuan travel umroh dan haji PT. SBL yang merugikan 18.000 jamaah di D’Mako Cafe Kwitang Jakarta Pusat pada Senin (31/8).

Kami akan mengawal kasus ini dari tahap penyidikan , penyelidikan dan sidang perkara nanti.
Kami juga akan melakukan aksi jalanan dengan mendatangi Mahkamah Agung, Kementerian Agama dan Bareskrim Mabes Polri. Menurut rencana aksi ini di laksanakan Awal bulan September 2020.

 

Saya memperhatikan kasus travel PT.SBL ini patut di duga ada keanehan, masakkan Aom Juang Wibowo si owner PT.SBL hanya di pidana penjara 1 tahun lebih, padahal uang jamaah yang digelapkan mencapai 1 triliun.
Dan ada beberapa dana dan asset yang di dapat dari PN Bandung dan juga penambahan 5 juta tidak di alokasikan kesemua jamaah PT.SBL
Tapi di pakai untuk kepentingan pribadi Aom dan istri-istrinya dan juga di alokasikan untuk dana taktis non yuridis untuk penyelesaian perkara terdakwa Aom Juang dan Erry Ramdani.

 

Saat ini Aom juga telah di laporkan oleh Deki Rosdiana dan Murni Armal terkait adanya dana tambahan jamaah sebesar 5 juta rupiah untuk 3000 jamaah saat Aom Juang Wibowo masih di dalam penjara Jawa Barat.
Adapun pihak managemen yang terkait di duga bernama Muhammad Akbaruddin dan Wildan.

Saya berharap dalam pelaporan Deki Rosdiana dan Murni Armal ditanggapi oleh Bareskrim Mabes Polri dengan sangat serius karena ini menyangkut umat puluhan ribu jamaah yang terlantar.

 

“Kami sangat berharap dalam pelaporan kasus ini agar segera ditangani hingga tuntas oleh Bareskrim Mabes Polri dan jangan sampai terkesan para penegak hukum “main mata” atau kong kali kong atas penyelewengan dana umroh di PT. SBL ini.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bc Meximas Web Solutions