Ponpes Hidayatulloh Al-Muhajirin, Pasarean Bawah Buduran, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur menggelar apel kebangsaan dalam rangka memperingati Harlah Ke-86 GP Ansor.

Pelaksanaan apel sengaja diselenggarakan hari ini untuk mengenang peristiwa sejarah pada 10 Muharrom 1353 H silam. Saat itu GP Ansor diterima dan disahkan sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama (NU).
“Bulan Muharrom merupakan tonggak sejarah keberadaan islam di dunia,” kata Pengasuh Ponpes Hidayatulloh Almuhajirin Arosbaya KH Linul Qolbih Hamzah, Jumat (29/8/2020).

 

Menurutnya, melaksanakan apel kebangsaan di tengah pandemi Covid-19 untuk memberikan semangat persatuan dan kesatuan, saling perduli sesama santri dan alumni santri pondok pesantren Hidayatulloh Al-muhajirin, serta juga masyarakat sekitar.
KH. Linul Qolbih Hamzah juga menghimbau kepada para santri untuk tetap menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan dan memakai masker.
Kegiatan ini sebagai bukti dan semangat agar kita tetap memiliki kekuatan untuk menghadapi pandemi,”
Apel kebangsaan, lanjutnya, sebagai jawaban atas kegaduhan yang viral belakangan ini. Eksistensi GP Ansor dan Banser tidak perlu diragukan, karena sejarah telah membuktikan.
“Saatnya merapatkan barisan menggalang solidaritas di antara kita dan saling membantu agar tetap bertahan di situasi sesulit apapun,” tegas KH Linul Qolbih Hamzah.

Di tempat yang sama
Komandan Banser Anang Sudarto menambahkan.
Bahwa harapan dari kegiatan ini:
1. Tetap mengobarkan semangat Hubbul Wathon Mina Iman, sesuai dengan resolusi jihad yang pernah di fatwakan pendiri NU KH Hasyim Asy’ari
2. Menyebarkan semangat untuk tetap bisa bertahan di kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini
3. Menghargai perjuangan dari pendahulu Ansor khususnya NU
4. Pelajaran bagi generasi muda Banser untuk tetap menggelorakan semangat perjuangan.

Peserta apel kebangsaan kali ini di antaranya 15 peleton Banser, 2 peleton simpatisam pesantren  berpakaian Sakera dan 3 peleton santriwati.

“Total keseluruhan peserta apel kebangsaan dalam rangka Harlah Ke-86 GP Ansor di Ponpes Hidayatulloh Al-Muhajirin sekitar 5.000 orang,” yang tetap solid. tandasnya. (Amy78)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bc Meximas Web Solutions