Sebanyak 16 tahanan Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Bekasi Barat melarikan diri. Kronologi simpang siur karena tidak ada keterbukaan informasi sangat kentara dilakukan aparat kepolisian.

Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Helmi terlihat panik. “Saya nggak tahu…. Saya baru datang, bantu sayya,” kata Helmi saat ditemui di lingkungan Polsek. Suasana kebingungan serta panik jelas terlihat dari wajah Helmi.

Kronologi kejadian masih simpang siur dan memberikan kesan ditutup-tutupi. “Intinya saya sedang mengasuh cucu tiba tiba ada berita sekitar habis sholat Dhuhur ada 16 tahanan kabur,” ujar Helmi mencoba menjelaskan pada Koran Harian Sederhana.

Kanitreskrim Polsek Bekasi Barat Iptu Kusdiyono mengakui kesalahannya. “Saya pasti dipindahkan tugas, ini kesalahan saya Bang” ujar Kusdiyono pada awak media.

Berbagai upaya informasi terkesan tidak terbuka sama sekali. Hal ini terlihat dari informasi kaburnya tahanan yang tidak jelas. Awalnya informasi bahwa tahanan kabur saat berjemur. Ada juga yang mengatakan menggergaji teralis, dan penjagaan tak ketat.

Kapolres Kombes Wijonarko bahkan jelas tidak mau berkomentar. Informasi terkait ketidakjelasan kronologi juga disampaikan Kasubag Humas Polres Kompol Erna Ruswing Andari. “Kronologi kita belum tahu tapi intinya beberapa sudah diamankan,” kata Erna .

Pantauan di lapangan suasana riuh di Polsek Bekasi Barat. Upaya penyisiran dilakukan beberapa petugas dengan senjata Laras panjang. Kabar terakhir baru 3 orang tahanan ditangkap dari 16 orang tahanan kabur.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bc Meximas Web Solutions