Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) menggelar Kongres VII ProDem tahun 2020 selama 2 hari, yaitu tanggal 14 Maret hingga 15 Maret 2020.
Kongres kembali ke khittah ProDem dengan tema “Marilah Kita Mendoa Indonesia Bahagia”.

Sejak siang pukul 14.00 WIB kongres, ProDem yang diadakan di Gedung Joang ’45, Jalan Menteng Raya No. 31, Cikini, Jakarta Pusat, sudah banyak di datangi oleh panitia, senator dan peninjau.

Undangan kongres yang ditandatangani Ketua SC Standarkiaa Latief dan Ketua OC M. Mujib Hermani itu para senator Jaringan Aktivis ProDem untuk mensukseskan kongres ini.

Ketua Steering Committee Kongres VII/2020 ProDem, Standarkia Latief menegaskan, dirinya dan juga seluruh jajaran di organisasi tersebut, akan terus mengingatkan masyarakat untuk berpihak kepada rakyat kecil dalam segala hal, mulai dari politik dan juga ekonomi.

“Kesejahteraan rakyat di lapisan bawah kita tahu semua, belum stabil dan masih banyak kemiskinan. Karena itu menjadi tugas bersama untuk Jaringan Aktivis ProDem mencegah ketidakadilan dan mengentaskan kemiskinan,” tambah Standarkia Latief.

“Kita tetap komitmen dan konsisten bahwa ini menjadi agenda besar dan alasan ProDem melakukan control kepada pemerintah,” tegas Standarkia Latief.

Dikatakan Standarkia, pertumbuhan ekonomi harus berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat. ProDem berusaha merumuskan bagaimana menjadi kekuatan civil society yang bisa menjalankan peran kontrol terhadap tata kelola negara yang adil bagi semua pihak.

“Tantangan bagi negara ini bisa nggak meningkatkan pertumbuhan ekonomi di atas lima persen. Kesejahteraan masyarakat harus diperhatikan. Koruptor yang membawa uang rakyat, sudah seharusnya ditindak tegas tanpa tebang pilih,” paparnya.

Kongres ini, lanjut Latief akan mengeluarkan sejumlah resolusi di bidang politik hukum dan ekonomi yang fokus pada tata negara.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bc Meximas Web Solutions